Suporter Pusam Serbu Ruang Konferensi Pers Karena Protes Atas Kebijakan Klub

Suporter Pusam Serbu Ruang Konferensi Pers Karena Protes Atas Kebijakan Klub – Usai menyaksikan Putra Samarinda yang bermain imbang Persepam Madura United dengan skor akhir 2-2 pada hari Rabu (19/2) malam di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, sekelompok pendukung setia Pusam menggelar aksi protes. Tercatat lebih dari 100 orang menyerbu ruang konferensi pers dan melakukan aksi perusakan.

Konferensi pers yang digelar di Stadion Segiri tersebut hingga pukul 22.00 WITA masih berjalan dengan lancar. Namun ketika pemain Pusam, Radiansyah, sedang memberikan jawabannya atas pertanyaan media, tiba-tiba terdengar suara gaduh di luar ruang konferensi pers tersebut. terdengar seruan para supporter yang mengatakan bahwa permainan malam itu sangat buruk, padahal harga tiket masuknya mahal.

Ratusan orang supporter yang mengenakan atribut Pusam pun menyeruak masuk ke dalam Stadion Segiri yang berisi ruang-ruang kantor. Tak lama kemudian, terdengar bunyi kaca yang dipecahkan menyusul kemudian masuknya para pendukung tersebut kedalam ruang konferensi pers.

Beberapa orang supporter bahkan memukul-mukul kaca di ruang konferensi pers berulang kali meskipun aksi tersbeut tak sampai membuat kaca pecah. Namun hal itu akhirnya dengan sukses menghentikan jalannya konferensi pers yang tengah berlangsung.

Ratusan oknum supporter tersebut akhirnya berhasil dipukul mundur oleh aparat kepolisian dari Polresta Samarinda yang bergegas masuk ke dalam area keributan. Para supporter ersebut lantas melanjutkan aksinya di luar bangunan stadion dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.

Selain meneriakkan harga tiket yang terlampaui mahals serta permainan yang dianggap buruk, mereka juga turut meneriakkan adanya seorang jajaran manajemen Pusam yang menjadi calon legislaif. Mereka malah menyebutkan caleg tersebut telah memanfaatkan Pusam untuk bisa menjadi caleg.

Tak sedikit dari mereka meneriakan bahwa uang tiket yang mahal tersebut dimanfaatkan untuk menjadi caleg, secara berulang-ulang kali.

Taka lama berselang, masa pun membubarkan diri. Salah satu oknum pun diketahui menderita luka pada lengannya akibat terkena pecahan kaca dan langsung mendapatkan perawatan oleh tim medis klub.

Diketahui, panitia pelaksana pertandingan mengenakan harga tiket Pusam vs  Persepam tersebut dengan nilai Rp 50.000 untuk area tribun biasa dan Rp 100.000 untuk area VIP sedangkan untuk anak-anak dibanderol Rp 30.000.

Sebelumnya Pusam juga mengalami kegagalan dalam meraih poin dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) saat menghadap Persipura dengan skor imbang yang sama 2-2.

Dalam pertandingannya melawan  Persepam kemarin, Pusam sempat tertinggal lebih dulu karena Persepam memang terlihat lebih mendominasi jalannya pertandingan sejak menit-menit awal babak pertama dimulai.

Dengan tambahan satu angka tersebut, Pusam kini berada di posisi ke-2 dalam klasemen Grup A dengan 6 poin dari 5 pertandingan. Sementara Persepam berada di peringkat ke-5 dengan 5 poin dari empat laga.