Judi Online Bank Indonesia Jurang Kualitas Antara Jerman Dan Inggris Sangat Mengkhawatirkan Di Masa Depan

Judi Online Bank Indonesia Jurang Kualitas Antara Jerman Dan Inggris Sangat Mengkhawatirkan Di Masa Depan

Judi Online Bank Indonesia Jurang kualitas Antara Jerman Dan Inggris Sangat Mengkhawatirkan Di Masa Depan – Pertandingan Antara Inggris dan Jerman sudah berakhir. Kedudukan 1 – 0 untuk kemenangan Jerman ditentukan oleh pemain Arsenal, Per Mertesacker.  Ada jurang yang menganga besar Antara 2 negara adidaya dalam sepak bola itu.

Kurang dari setahun setelah menang dengan skor 5 – 1 yang menakjubkan saat Inggris masih ditangani oleh pelatih asal Swedia, Sven Goran Eriksson di Munich, tim Inggris tersebut harus tersingkir pada babak perempat final setelah di kalahkan oleh Brasil pada Piala DUnia 2002 yang diadakan di Jepang.  Jerman pada Piala Dunia edisi tersebut melenggang ke Final Piala DUnia sebelum dikalahkan Brasil.

Enam tahun kemudian saat Inggris di besut oleh Pelatih asal Italia, Fabio Capello, Inggris kembali mengalahkan Jerman lagi kali ini terjadi dikandang JErman, Berlin pada pertandingan persahabatan.

Setelah mengalami kekalahan dalam waktu lima hari, Roy Hodgson hanya bisa berharap pola tersebut berlanjut untuk sukses di Turnamen Piala Dunia tahun depan.

Pada pertandingan itu sendiri memang terlihat bagaimana ada jurang kualitas Antara Inggris dan Jerman. Memang benar Inggris tampak bertaji di dalam kualifikasi penyisihan grup Piala Dunia, terutama ketika mereka menghadapi Montengro dan Polandia. Tetapi setelah Jerma datang ke Wembley dan menang tanpa ada balasan gol atau sekedar membuat gawang jerman terancam lebih banyak dari pada gawang Inggris, ada hal yang harus diperhatikan baik baik mengenai jurang kualitas itu.

Pada pertandingan itu kurangnya pengalaman dialami Inggris. Sektor pertahanan tampak mengkhawatirkan. Mereka terlihat rapuh disana. Sementara pada sektor depan, kebuasan saat melawan Montenegro dan Polandia tidak terlihat. Para pemain depan selalu gagal untuk mencetak gol. Pasangan Wayne Rooney dan Daniel Sturridge bisa menjadi pasangan yang berbahaya karena mereka menunjukkannya selama pertandingan kualifikasi. Tapi itu meski ditambah oleh kehadiran Danny Welbeck dan Andros Townsend untuk menambah daya serang Inggris. Namun ketika Danny Welbeck Hilang, Inggris terlihat sangat kesulitan membuat kiper debutan Jerman, Roman Weidenfeller untuk sekedar berkeringat.

Untuk Posisi Kiper, memang Joe Hart memiliki permainan yang lebih baik, tapi Roy Hodgson tetap khawatir pada pertahanannya karena 2 punggawa pada baris pertahanan, John Terry dan Rio Ferdinand telah pensiun dalam pentas internasional. Bek Inggris sekarang, Gary Cahill dan Phil Jagielka memang bermain baik tetapi perlu kualitas lebih untuk menahan gempuran serangan tim yang mempunyai kualitas setara seperti Jerman.

Selain pertahanan, kurangnya Inggris terhadap gelandang bertahan menjadi masalah lain. Inggris juga ketergantngan pada Tom Cleverly di lini tengah meskipun dia bukan seorang gelandang bertahan murni. Selain Tom Cleverly, Inggris juga sering berharap kepada Jack Wilshere Judi Online Bank Indonesia.