Judi Bank Indonesia Persipura Jayapura Ganyang All Star Dengan Skor 2-0

Judi Bank Indonesia Persipura Jayapura Ganyang All Star Dengan Skor 2-0

Judi Bank Indonesia Persipura Jayapura Ganyang All Star Dengan Skor 2-0 – Persipura Jayapura sukses meraih kemenangan atas Tim All Star Liga Super Indonesia (ISL) 2013. Laga yang dihelat di Stadion Mandala, Papua, pada Sabtu 21 September kemarin menhasilkan 2 gol untuk Mutiara Hitam, masing-masing dicetak oleh Boaz Salossa dan Gerald Pangkali. Sang pelatih Persipura, Jacksen F Tiago, mengerahkan anak asuhnya untuk memainkan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan Boaz Salossa. Sementara itu, Benny Dollo, pelatih tim All Star ISL 2013, menempatkan Pacho Kemogne dan Lancine Kone di lini depan. Sedangkan di lini pertahanan ditempati M. Roby dan Victor Igbonefo.

Persipura terlihat tampil dominan dalam laga ini, babak pertama baru berusia enam menit, tetapi Persipura sudah mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Boaz melepaskan tendangan setelah mendapat umpan terobosan Zah Rahan ke dalam kotak penalty. Beruntung, I Made berhasil menahan bola. Menit demi menit bergulir Mutiara Hitam kembali mendapat peluang emas. Pada menit ke-13 Zah Rahan melesakkan tendangan dari depan kotak penalty. Namun tembakannya salah sasaran justru terkena tiang gawang. Kendati tidak menjebol gawang lawan, Boaz tidak mensia-siakan begitu saja. Ia mencoba peruntungan dengan menyundul bola. Namun sayang, bola tetap tidak bersarang di jala. Made berhasil menepisnya. Seakan tidak ingin menyerah, dengan kaki kanannya Patrich Wanggai langsung sigap menyepak bola tepisan Made. Kali ini Made gagal menahan derasnya bola. Akan tetapi, keberuntungan lebih berpihak pada kubu Made, hakim garis menyatakan kalau Wanggai sudah berada di dalam posisi offside.

Serangan demi serangan terus bergulir, All Star tidak tinggal diam. Kubunya membalas lewat tendangan Matsunaga dari jarak 35 meter. Namun sayang bola justru membentur tiang gawang bagian atas. Boaz kembali mengancam lini pertahanan All Star. Pada menit ke-19 ia melesakkan tendangan deras kaki kanannya dari depan kotak penalti All Star. Namun beruntung bagi tim All Star, bola hanya menyamping di sebelah kiri gawang Made. Pada menit ke-21 giliran Zah Rahan beraksi, ia mengeksekusi tendangan bebas di depan kotak penalty. Namun bola justru melambung tinggi di atas gawang lawan. Boaz kembali melepaskan umpan silang lambung dari sisi kiri pertahanan tim All Star. Namun beruntung Made, bola yang langsung mengarah ke gawang ia tinju ke luar lapangan.

Dominasi permainan diwarnai dengan tim All Star ISL yang balas memberikan ancaman. Dari sisi kanan pertahanan Persipura, Ferdinand Sinaga melepaskan umpan silang lambung. Lancine Kone memanfaatkan tanduknya untuk menyundul bola. Namun usahanya meleset, bola melaju di atas gawang Jae Hoon. Sisa waktu 5 menit babak pertama dimanfaatkan pemain bernomor punggung 10, Zah Rahan, dengan melepaskan sepakan derasnya dari depan kotak penalti tim All Star. Namun lagi-lagi, Made menggagalkan upaya Rahan. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit pada akhir paruh waktu pertama, belum ada skor yang diciptakan kedua kesebelasan.

Sejak babak kedua dimulai, Persipura sudah terlihat aktif menekan pertahanan lawan. Wanggai mengancam dengan melepaskan sepakan jarak jauh. Namun bola hanya melebar di sisi kiri gawang Made. Pada menit ke-49 Made harus keluar lapangan akibat ada masalah di kepalanya. Oleh Benny Dollo, posisi Made digantikan oleh Choirul Huda Judi Bank Indonesia.

Pergantian kipper ini dimanfaatkan oleh Mutiara Hitam, Boaz kembali melepaskan umpan silang lambung dari sisi kanan pertahanan tim All Star. Gerald Pangkali langsung sigap menyundul bola. Beruntung, Huda berhasil menahan bola. Persipura terus mencari peluang, menit ke-58 Jun Sik melesakkan tendangan setelah mendapat memberikan umpan terobosan dari Boaz. Namun bola hanya membentur tiang gawang kanan Huda. Sadar Mutiara Hitam terus menekan, Tim All Star memutuskan menarik Lancine Kone dan memasukkan Sergio van Dijk di menit ke-59.

Pada menit ke-67, Boaz melepaskan umpan terobosan kepada Wanggai yang kala itu berada di posisi kanan pertahanan tim All Star. Wanggai sigap melepaskan sepakan keras lewat kaki kirinya. Namun Huda berhasil menahan bola. Di menit ke-70, Van Dijk ganti mengancam jantung pertahanan Persipura. Ia mengeksekusi tendangan bebas dari jarak 35 meter. Beruntung bagi Persipura, Jae Hoon berhasil menghalau bola yang langsung mengarah ke gawang Mutiara Hitam.

Kebuntuan Persipura pun pecah setelah Boaz sukses melesakkan sepakan datar yang berujung bola bersarang di jala lawan. Ia lihai mamanfaatkan umpan terobosan Kayame. Pencetak gol terbanyak ISL itu pun langsung merubah papan skor menjadi 1-0 untuk Persipura.

Mutiara Hitam terus berupaya menambah skor, Ruben Sanadi melepaskan umpan silang mendatar. Huda langsung berinisiatif memotong bola. Peluang tak henti-hentinya mengalir pada kubu Persipura, pada menit ke-85 Gerald Pangkali mengubah skor menjadi 2-0 lewat tanduknya. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, Mutiara Hitam tetap unggul 2-0. Atas kemengannya ini Persipura Jayapura mendapatkan hadiah dari PT Liga Indonesia berupa uang tunai sebesar 100 juta rupiah, sedangkan tim All Star harus puas mendapat 75 juta rupiah Judi Bank Indonesia.