De Ja Vu El Atleti

De Ja Vu El AtletiDe Ja Vu El Atleti – Keberhasilan Real Madrid menjadi juara Liga Champions tentu saja berbanding terbalik dengan perasaan kubu Atletico Madrid. Los Rojiblancos harus terjungkal di Lisabon saat laga tinggal menyisakan 140 detik lagi. Sergio Ramos mampu menciptakan gol dan membuka peluang ketika memasuki injury time babak kedua.

Tentu saja kejadian ini seperti pengulangan di 4 dekade silam. Tentu ada kejadian yang unik. Saat Ramos menyambut bola dan mencetak gol guna menaklukkan Thibaut Courtois, tentu hal yang sama terjadi di 4 dekade lalu. Keitka itu Atleti dengan gemilang mampu melangkah ke babak final Liga Champions. Mereka dengan gemilang dan juga gagah berani mengandaskan Galatasaray, Dinamo Bucuresti dan juga FK Crvena Zvezda serta mengalahkan Celtic yang merupakan salah satu kekuatan besar di Eropa kala itu.

Atletico kala itu mampu memainkan strategi yang luar biasa di Glasgow hingga membuat tuan rumah kesulitan berkembang. Laga sendiri berakhir tanpa gol. Dan di kandang sendiri, tim dari ibu kota Spanyol tersebut akhirnya mampu mengalahkan Celtic dengan skor 2-0 di Vicente Calderon yang membuat mereka menantang Bayern Munich dalam laga final yang digelar di stadion Heysel di Brussel. Die Roten saat itu juga bermaterikan para pemain Jerman Barat.

Pada partai puncak, kedua tim sama-sama tidak mampu mencetak gol hingga 90 menit waktu normal. Di babak perpanjangan waktu, Atletico unggul melalui sepakan bebas dari Luis Aragones yang mampu menaklukkan Sepp Maier. Namun performa dan juga penampilan Atleti usai unggul ternyata berubah total. Dan Bayern akhirnya mampu membalas. Georg Schwarzenbeck yang naik membantu serangan akhirnya mampu mencetak gol untuk menyelamatkan tim. Dan alhasil laga harus di lanjutkan.

Selang 40 tahun lalu, final ke 2 atau laga ulangan tersebut digelar. Dan Bayern dengan mudah mampu mencetak 4 gol tanpa balas. Muller dan Uli Hoeness mampu mencetak 2 gol masing-masing untuk membawa pasukan Die Roten ini menjadi juara. Dan sama halnya dengan Real Madrid yang mampu mencetak 4 gol.

Dan jelas fenomena De Ja Vu sedang menghantui Atletico Madrid. Fans Los Rojiblancos pasti ingin segera melupakan peristiwa di Lisabon tersebut. Dan pada tahun 1974 sendiri juga menjadi perhelatan Piala Dunia. Dan ketika itu Schwarzenbeck sendiri mampu membantu pasukan Jerman Barat meraih gelar juara dunia. Dan bisa jadi Sergio Ramos akan mampu melakukan hal yang sama untuk Spanyol di Brasil.